Memperbaiki laptop toshiba satellite c640 yang tidak bisa switch on

Memperbaiki laptop toshiba satellite c640 yang tidak bisa switch on 4.20/5 (84.00%) 10 votes Malam ini saya mengerjakan satu unit laptop toshiba satellite c640 dengan kode board dengan masalah lampu power hidup Selengkapnya »

Memperbaiki laptop MSI CX420 blank screen dan selalu mati sendiri

Memperbaiki laptop MSI CX420 blank screen dan selalu mati sendiri 4.20/5 (84.00%) 5 votes Kerusakan laptop memang tidak mengenal siapa dan bagaimana cara memakainya, bahkan kadang-kadang barang yang baru saja dibelipun sering Selengkapnya »

Reset Password Bios Acer Aspire V5-471 tanpa bongkar casing

Reset Password Bios Acer Aspire V5-471 tanpa bongkar casing 4.40/5 (88.00%) 5 votes Maunya sih posting topik selain masalah kerusakan laptop, tapi ya sudahlah daripada  terus menunggu dan blog ini juga memang Selengkapnya »

Zyrex Crusier LE4541 mati total dengan power jack yang selalu hangus terbakar

Zyrex Crusier LE4541 mati total dengan power jack yang selalu hangus terbakar 3.33/5 (66.67%) 3 votes Seorang ibu yang berprofesi sebagai seorang guru SMA, pagi-pagi sudah datang dengan membawa satu unit laptop Selengkapnya »

Beberapa kode chipset intel seri core i dan spesifikasinya

Beberapa kode chipset intel seri core i dan spesifikasinya 5.00/5 (100.00%) 1 vote Saya sering dibuat bingung dengan kode-kode yang ada pada chipset intel, karena kebanyakan chipset generasi HM7X tidak lagi mencantumkan Selengkapnya »

 

Acer aspire 4540 hidup tapi layar blank hitam (no display)

4540 (5)
Rate this post

Laptop Acer Aspire 4540 ini menggunakan processor AMD dan VGA ATI Radeon dengan kode chip 216-0752001. Kasusnya adalah hidup lampu power led semuanya normal tapi dilayar blank atau no display. Memory telah diganti, tapi masalah tetap sama. Setelah motherboard dikeluarkan dari kasingnya, seperti biasa pengamatan secara visual saya lakukan dan memang tidak tampak ada sesuatu yang rusak. Hanya beberapa bagian memang sangat kotor dan berdebu. Terutama dibagian heatsink dan kipas processor.

Adaptor saya pasang dan dimulai dengan mengukur tegangan processor, disitu muncul 1,1V berarti tidak ada masalah dengan VCore. Masalah utamanya adalah hanya pada chip VGA ATI 216-0752001 yang memang ketika disentuh terasa panas menyengat. Selanjutnya saya memutuskan untuk melakukan reballing pada chip vga ini. Saya menggunakan flux Amtech NC559 dan mengolesinya di sekitar chipset dengan memakai kuas. Saya pribadi memilih flux jenis ini dengan alasan selain mudah mencair, tidak mengeluarkan bau yang menyengat dan tidak terlalu berasap. Namun demikian, setiap teknisi motherboard memiliki cara dan teknis sendiri dalam memilih flux. Tapi apapun merk fluxnya tetap saja bisa membahayakan siapapun yang menghirupnya. Maka saya sarankan untuk selalu menggunakan masker dalam bekerja untuk meminimalisir resiko dan bahaya yang ditimbulkan akibat menghirup asap flux.

4540 (4)

Saya menggunaka mesin BGA yang bisa dikatakan ketinggalan saat buku ini ditulis. Mesin ILY HR6000 dengan upper menggunakan hotair.  Walaupun mesin ini jauh dari kesempurnaan, tapi saya sudah terbiasa bekerja dengannya.

4540 (1)

Pelepasan chip VGA ini sangat sempurna karena chip tidak mengalami lepuh dan tidak ada satu pin pun yang lepas pada board akibat kepanasan. Penerapan setingan mesin BGA juga memberikan peranan penting dalam proses ini.

4540 (5)

 

Gunakan Gootwick RMA dengan tekstur lebih lembut untuk membersihkan sisa timah yang menempel di chipset maupun pada motherboard sehingga tidak menimbulkan goresan yang bisa memutuskan jalur yang sangat lembut dan halus. Selain itu, gootwick jenis ini menghantarkan panas lebih baik dan cepat sehingga langsung mencairkan timah dibawahnya. Dari sisi harga memang gootwick jenis ini tergolong lebih mahal 2 kali lipat dibanding dengan yang bertekstur kasar. Tapi jika dilihat resiko yang sering terjadi, saya tidak menganggap ini sebagai suatu masalah.

Setelah chipset VGA dipasang kembali ke motherboard yang juga dilakukan diatas mesin BGA rework tadi, motherboard saya dinginkan sesaat. Kemudian processor dan memory saya pasang kembali. Demikian juga dengan heatsink dan kipas processornya.

Saat yang ditunggu-tunggu bagi seoarng teknisi adalah saat proses pengujian hasil pekerjaan tak terkecuali saya sendiri yang hanya sekedar hobi, hehehehe. Saya mengujinya dengan menggunakan monitor eksternal saja karena yang penting adalah hasil akhirnya apakah bisa tampil atau tidak. Tapi kali ini memang semua langkah yang dilakukan tidak sia-sia karena laptop bisa hidup dengan sempurna.

4540

Dikutip dari buku : 20 Masalah kerusakan laptop dan solusinya, Dedy Susanto (Dapur Buku, 2014)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Lazada Indonesia